Aku, Laptopku dan Domainesia

Ini kisah tentangku dan laptopku. Kami dipertemukan 6 tahun lalu ketika aku masih duduk di bangku SMA. Saat itu kebutuhan digital sudah agak mendesak. Tugas-tugas sekolah semakin sering memaksaku untuk ngewarnet. Kalau seminggu sekali atau seminggu dua kali mungkin masih wajar. Tapi kalau harus sampai setiap hari ke warnet kupikir uang jajanku bisa jebol.

Akhirnya dibuatlah proposal pembelian laptop. Seluruh tabunganku dari sisa uang jajan kulaporkan kepada Ibuku.

“Mah, kayaknya kalau beli laptop bisa agak hemat daripada harus ke warnet tiap hari. Gapapa lah patungan sama tabunganku juga,” selorohku pada ibuku.

“Memangnya tabunganmu sudah berapa?” tanya Ibu.

“Cuma 800 ribuan sih, mah. Tapi hampir semua teman-temanku juga udah pada punya laptop. InsyaAllah menunjang kebutuhan sekolah.”

“Anak zaman sekarang gaya-gayaan pengen laptop segala. Waktu mamah sekolah boro-boro ada laptop. Komputer saja masih langka yang punya.”

“Ya bukan gaya-gayaan, Mah. Dulu sama sekarang kebutuhannya beda,” timpalku.

“Ya sudah nanti mamah ngobrol dulu sama Bapak sama Kakakmu. Harga laptop kan gak murah.”

Singkat cerita, proposal diplomasiku soal beli laptop di ACC. Walaupun harus menunggu sampai sebulan (nunggu gajian bapak sama kakak).

Sejak itulah petualanganku dimulai.

Awalnya, kebutuhannya hanya untuk tugas sekolah yang enggak jauh dari microsoft office. Tapi semakin lama aku semakin mengerti ternyata laptop tidak hanya untuk itu.

Penghujung kelas 2 SMA aku mengenal Photoshop dan Corel Draw. Konon dua aplikasi itu paling banyak digunakan di dunia design.

Benar saja. Saat guruku tahu aku menguasai dua aplikasi itu, ia memintaku menjadi PJ (penanggung jawab) pembuatan membuatkan kartu OSIS.

Berbekal pengalaman membuat kartu OSIS, kemudian aku menawarkan jasa membuat kartu anggota untuk ekskur Pramuka dan PMR. Qodarullah ketua dan pembina masing-masing eskur menyetujuinya. Saat itu pandanganku tentang laptop meningkat: ternyata laptop juga bisa jadi mesin uang.

Hingga lulus SMA, Alhamdulillah seluruh biaya sekolah (SPP dan tugas-tugas) ter-cover dari usaha pembuatan ID Card edit foto.

Yang paling menggembirakan dari semua itu adalah kebanggaan dari ibuku. Aku tahu bagi kami laptop ini benda mewah dan tidak murah. Karenanya, sejak ibu membelikannya aku berazam akan menggunakannya dengan amanah.

Carita tidak habis sampai di sana. Hari ini semuanya serba online. Laptopku mempunyai teman baru, DomaiNesia namanya.

Cerita serba online ini berawal dari jurusan yang kuambil di perkuliahan, yakni Ilmu Komunikasi Jurnalistik.

Andai saja aku mengambil jurusan lain, mungkin akan lain ceritanya. Mungkin saja yang aku tahu hanya Facebook, Twitter, What’s App dan sosial media lainnya.

Qodarullah, dari kuliah di jurusan Jurnalistik inilah aku dibukakan wawasan tentang dunia online masa kini. Awalnya mungkin hanya seputar dunia Jurnalisme Online yang kini tengah marak, tapi, bukan Eki namanya kalau enggak penasaran mencoba hal baru.

Saat itu aku memulainya dengan blogging. Seperti kebanyakan blogger pemula lainnya, pada fase awal pasti ‘centil’ ngoprek tampilan. Pasang widget ini itu, pasang hiasan ini itu, tanpa sadar isinya kosong melompong. Lucu sekali fase itu.

Tapi tak mengapa, tanpa melalui fase itu aku gak mungkin menasihatkan kepada audiens dalam seminarku tentang blog bahwa yang terpenting dari sebuah website atau blog adalah konten (isi), bukan tampilan.

Terlepas dari entah itu web berupa blog pribadi, download film, atau toko online. Nomor 1 tetap konten.

Beranjak ke fase berikutnya, aku mengenal istilah SEO (Search Engine Optimization), user friendly, mobile friendly, CSS, HTML, hingga istilah domain dan hosting.

Di fase ini aku mulai berpikir satu kata: ‘Profesional’

Jika sebelumnya aku hanya berkutat pada blog gratisan, isi konten semaunya, landasannya hanya hobi, maka pada fase ini aku mulai berpikir tentang apa tujuan menggeluti dunia internet ini.

Hingga pada akhirnya aku menemukan berbagai ide yang bisa kuaplikasikan dalam dunia internet ini.

Yang kini sedang kugarap adalah portal online (media online). Ini sesuai dengan jurusan kuliahku. Aku membuat portal berita yang memiliki segmen khusus, yakni Chelsea Nusantara.

Media ini dikhususkan untuk para penggemar Chelsea FC yang berada di Indonesia.

Mengapa tidak situs bola secara umum saja?

Sebentar. Pepatah sunda bilang: ‘Tong ngarawu ku siku’. Artinya, jangan maruk atau serakah.

Coba saja ambil air dengan sikut tangan, pasti enggak setetes pun air kita dapat. Tapi ketika kita mengambil air hanya dengan kedua telapak tangan kita yang disatukan, tentu kita memperoleh air itu.

Itu amanah dari Ibuku. Jangan nafsu ingin meraih banyak hal. Pastikan saja hanya satu, tapi benar-benar kita raih.

Lalu dibuatlah logo, dan slogan dari media Chesea Nusantara itu. Slogannya ‘Membirukan Indonesia’. Sedangkan logonya bisa dilihat di bawah ini.

Logo dan slogan merupakan dua dari beberapa syarat agar website kita tampak profesional. Tidak abal-abal.

Syarat selanjutnya adalah domain khusus. Domain khusus di sini biasa dikenal dengan istilah Top Level Domain.

Top level domain masih terbagi ke dalam dua jenis, yakni gTLD atau generic Top Level Domain dan ccTLD atau country code Top Level Domain.

gTLD merupakan domain yang sifatnya umum. Contohanya .com untuk keperluan komersial, .org untuk keperluan organisasi, .edu untuk keperluan pendidikan dan .info untuk website yang diperuntukkan sebagai sarana informasi.

Sementara ccTLD merupakan domain yang dikhususkan atau diklasifikasikan sesuai dengan kode negara.

Berikut beberapa contoh kode ccTLD untuk beberapa negara:

  • .id untuk nama domain di Indonesia
  • .uk untuk nama domain di Inggris (singkatan dari United Kingdom)
  • .sg untuk nama domain di Singapura
  • .us untuk nama domain di Amerika Serikat (singkatan dari United State)
  • .au untuk nama domain di Australia
  • .br untuk nama domain di Brazil
  • .fi untuk nama domain di Finlandia.

Untuk kepemilikian domain ccTLD biasanya ada syarat tertentu. Contohnya untuk domain .id disyaratkan memiliki KTP berkewarganegaraan Indonesia.

Untuk portal Chelsea Nusantara sendiri aku menggunakan domoain .com.

Mengapa tidak .info? Bukannya itu website berita atau informasi?

Memang sih, tapi netizen di Indonesia sendiri lebih familiar dengan domain .com. Dan perlu diketahui, menurut Asep Syamsul Romli atau biasa disebut Kang Romel (seorang blogger profesional), mesin pencari google ternyata lebih mendahulukan domain .com dibanding domain-domain lainnya untuk ditampilkan di halaman pertama mesin pencari (Search Engine).

Oh ya, selain domain, hosting dan SSL juga penting bagi sebuah web. Domain berbayar membuat web kita tampak profesional di mata manusia, sementara dengan hosting pribadi dan sertifikat SSL, web kita akan ramah dengan mesin pencari.

Keuntungannya, website kita akan lebih mudah berada di halaman pertama mesin pencari, karena dinilai aman dan berkualitas.

Hal itu tak lepas dari struktur yang ada pada website dengan CMS WordPress yang banyak digunakan para pegiat website yang memilih menggunakan self-hosting.

Pasti bingung ya gara-gara banyak istilah yang masih asing?

Dulu aku dan laptopku juga merasa begitu. Dunia website hampir seperti hutan belantara yang sulit untuk dijelajahi.

Tapi tidak setelah kami menemukan teman baru bernama DomaiNesia. Selain menyediakan layanan yang membuat website tampil profesional dan elegan. DomaiNesia juga menawarkan kemudahan membuat website sendiri.

Untuk pengetahuan beberapa istilah dalam dunia website dan step by step bagaimana membuat website, dulu aku mempelajarinya di Blog DomaiNesia. Di sana banyak artikel yang memberikan banyak pengetahuan yang memudahkanku memasuki dunia website.

Ketika memulai pun sebetulnya kesulitan itu masih saja ada. Tapi lagi-lagi DomaiNesia memberikan pelayanan prima melalui Costumer Service (CS) yang mereka punya: ada Bang Irfan, Bang Resha, Mas Cevy dan Mbak Adisty yang selalu siaga memberikan panduan via chat.

Meski sempat malu, minder karena merasa paling banyak nanya ke para CS DomaiNesia, tapi Alhamdulillah sampai saat ini mereka masih ramah melayani setiap kendala yang aku punya.

Perkenalkan, ini website portal berita yang aku buat dengan menggunakan layanan DomaiNesia.

Chelseanusantara.com menggunakan layanan domain, hosting dan sertifikat SLL dari DomaiNesia. Sejak diluncurkan, Alhamdulillah belum pernah mengalami down, meski masih menggunakan layanan hosting untuk pemula yang minimalis dengan harga ekonomis. 
Kamu tertarik dengan apa yang aku dan laptopku buat bersama teman barunya si DomaiNesia itu?

Caranya cukup mudah. Selain dipandu oleh para CS, kamu juga diberi kesempatan untuk membuat website sendiri. So, ini bakal jadi pengalaman luar biasa kamu selanjutnya.

DomaiNesia menyediakan fitur Instant Deploy. Dengan fasilitas ini kamu bisa membuat web hanya dengan satu klik.

Kamu hanya diminta memilih layanan (CMS) apa yang mau kamu gunakan. Di sana tersedia WordPress, Drupal, Joomla, Ghost, PrestaShop, OpenCart, LiteCart, Magento, dan masih banyak pilihan lainnya.

Untuk pemula, aku sangat menyarankan untuk memilih WordPress. Selain penggunaannya mudah, WordPress juga merupakan CMS yang banyak digunakan karena strukturnya yang bersahabat dengan mesin pencari.

 Instant Deploy
So, tunggu apa lagi? Waktu tidak akan pernah menunggumu. Zaman terus bergulir. Sudah saatnya idemu dikreasikan dan bisa diakses demi kebermanfaatan banyak manusia.

Karena hidup tak kenal siaran tunda
Semangat menjadi lebih baik jangan pernah mereda
Syukuri, maksimalkan potensi dan sarana yang ada
Aku dan laptopku telah membuktikannya
DomaiNesia Memang baik adanya.

*NB: Tunggu kreasi aku dan laptopku berikutnya bersama DomaiNesia.

—————————————————————-

Tag: domainesia, domain, hosting, hosting domain murah, hosting murah indonesia, cara membuat blog, cara membuat website.
Sumber: www.domainesia.com
www.kata-kita.com

Tips Membuat Konten Blog yang SEO dari Mindy McAdams


Tips Membuat Artikel Blog yang SEO dari Mindy McAdams – Ini adalah postingan ke sekian tentang bagaimana membuat konten blog yang bagus untuk blog. Kali ini tipsnya berasal dari Mindy McAdams yang dikutip dari buku Jurnalistik Online karya Kang Romli.

1. Short Paragraphs
Gunakan paragraf pendek, usahakan jangan lebih dari 100 kata. Pada halaman website, paragraf berisi 100 kata telah terlihat panjang. Pembaca malas membaca paragraf yang panjang.

2. Chunk
Potong atau pilah tulisan yang panjang menjadi beberapa bagian. Gunakan tag read more.

3. Headings
Judul artikel harus benar-benar menunjukkan isi artikel tersebut.

4. Subheadings
Jika teks lebih dari 300 kata, penggunaan subjudul akan memudahkan proses pemindaian (scanning), baik oleh mesin pencari maupun oleh pembaca.

5. Blodface
Tebalkan (bold) pada kata atau frasa tertentu yang bisa memudahkan pembaca menemukan kata kunci (keyword) yang mereka cari.

6. Lists
Buat daftar kalimat bernomor (bullet and numbering) yang bisa mempermudah pembaca dalam memahami konten blog/ artikel yang kita suguhkan.

Bagaimana, mudahkan? Saya harap tips ini dimanfaatkan dengan baik, tujuannya supaya blog kita disukai Google, setelah disukai maka kemungkinan muncul di halaman pertama Google akan semakin tinggi. Dengan begitu blog kita mudah ditemukan oleh orang-orang dan tentunya artikel yang kita buat pun tidak sia-sia, karena ada yang membacanya.

Disarankan juga untuk custom domain, biar blog kita lebih dipercara karena dianggap lebih kredibel dan profesional.

Menulis Konten Blog yang Baik dan Benar

konten-blog-scannable

Tips Menulis Konten Blog yang Baik dan Benar – Blogger yang baik adalah memerhatikan konten blog-nya, baik dari segi tulisan (posting) maupun desain (template).

Dari sisi konten, seorang blogger sebaiknya tidak menulis serampangan semau dirinya. Ia harus memperhatikan bagaimana postingannya itu agar mudah dipahami oleh pembaca atau pengguna blog-nya (user friendly).

Hal penting lain yang harus diperhatikan seorang blogger ialah bagaimana citra tulisannya di ‘mata’ mesin pencari. Kita musti ingat bahwa menulis di blog bukan hanya disajikan kepada manusia tetapi juga kepada robot mesin pencari (search engine).

Untuk itu, selain ramah pengguna (user friendly) tadi, hendaknya tulisan di blog juga harus ramah mesin pencari (SEO friendly).

Dalam judul, saya menuliskan kata baik dan benar. Kedua kata tersebut akan saling melengkapi keharusan seorang blogger dalam membuat tulisan untuk blog-nya.

Sebuah tulisan di blog dikatakan benar jika telah memenuhi hak pembaca (reader), pengguna (user) dan pengunjung (visitor). Hak tersebut adalah memperoleh bacaan atau informasi yang ‘layak’, yakni dengan ejaan yang benar (mudah dibaca) dan diksi (kata-kata) yang mudah dipahami.

Sementara tulisan di blog yang baik itu ialah yang mudah dipindai (scannable), baik oleh manusia atau pun oleh mesin pencari.

Tips Membuat Tulisan yang Scannable

Adapun beberapa tips menulis konten blog yang mudah dipindai adalah sebagai berikut:

  1. Buat judul postingan yang sederhana (simple) dan langsung ke pokok (straightforward)
  2. Setelah menulis kurang lebih lima paragraf, dianjurkan menambahkan anak judul (sub-judul) atau yang kita kenal H2, H3 dan seterusnya.
  3. Setiap paragraf diusahakan pendek (tidak lebih dari 4 baris) dan fokus pada satu ide
  4. Menggunakan bulleted and numbered list
  5. Gunakan spasi putih setiap paragraf (white space)
  6. Kata-kata yang dinilai penting sebaiknya menggunakan warna yang berbeda atau dicetak tebal (bold), atau dicetak miring (italic).

Contoh Tulisan yang Scannable

Diego Costa Memimpin Daftar Pencetak Gol Terbanyak (Top Score) Liga Primer inggris
INFOCFC.COM, LONDON – Inilah daftar pencetak gol terbanyak Liga Primer inggris.

  1. Diego Costa – 76 gol (Chelsea)
  2. Eden Hazard – 54 gol (Chelsea)
  3. Ibrahimovic – 18 gol (Manchester United)
  4. Lukaku – 17 gol (Everton)
  5. Mesut Ozil – 12 gol (Arsenal)
  6. Paul Pogba – 8 gol (Manchester United)
  7. Sergio Aguero – 5 gol (Manchester City)
  8. Coutinho – 2 gol (Liverpool)

(Daftar top score di atas hanya contoh, bukan berdasarkan data asli).

Niche Blog yang Bagus untuk Adsense

niche-blog-yang-bagus-untuk-adsense

Niche Blog umumnya dikenal sebagai kecenderungan topik bahasan yang ada dalam suatu blog. Layaknya manusia, blog pun memiliki karakter atau kekhasan masing-masing. Hal itu tentu tak terlepas dari siapa pemilik blog tersebut.

Seorang blogger yang serius, dalam arti menjadikan bloggernya sebagai salah satu atau satu-satunya sumber penghasilan akan benar-benar serius dalam memilih niche terbaik untuk blog-nya.

Mengapa? Karena niche blog yang bagus akan mengundang banyak visitor (pengunjung). Tentunya dibarengi dengan keterampilan SEO yang fantastis. Dengan begitu, pundi-pundi dolar dari Adsense pun akan terus mengalir.

Berbicara mengenai niche blog akan sangat bertentangan dengan blogger yang memiliki orientasi blogging sebatas untuk menulis catatan harian sebagai aktualisasi diri.

Mereka tidak akan pusing-pusing dengan bahasan niche blog, apalagi teknik SEO. Yang terpenting bagi mereka adalah bagaimana mereka terus menulis sesuai minat dan passion mereka dan bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki minat dan passion di bidang yang sama.

Well, selanjutnya kita bahas satu per satu niche blog apa saja yang akan mendatangkan banyak visitor sehingga bagus untuk Adsense.

  1. Berita (News)

Para akademisi, aktivis dan pengamat komunikasi massa saat ini tengah kebakaran kumis, pasalnya, banyak media-media online berbasis blog yang dengan seenaknya membuat berita tanpa paham kode etik yang harus dipenuhinya. Alhasil berita-berita yang dibuat pun cenderung serampangan, hoax dan sulit dipertanggungjawabkan.

Namun dilihat dari kacamata blogger, tulisan-tulisan berbentuk berita sangat berpotensi mendatangkan visitor berlimpah. Hal ini disebabkan aktualitas berita yang selalu menyuguhkan hal baru dan hangat di tengah masyarakat.

Jika berminat membuat blog dengan niche berita, Anda bisa mempelajari terlebih dahulu mengenai dasar-dasar kejurnalistikan di blognya Pak Asep Syamsul Romli atau Pak Enjang Muhaemin yang merupakan akademisi, praktisi sekaligus pengamat dalam bidang ini.

  1. Blogging (Tutorial Blog)

Aneh tapi nyata, niche blog yang kedua ini ternyata banyak digandrungi. Terutama bagi kalangan blogger itu sendiri. Biasanya, yang dilakukan blogger pemula adalah merombak tampilan pada blog-nya. Memperindahnya sedemikian rupa. Pasang widget in itu dan plug ini itu. Cari-cari template yang seo friendly, mobile friendly, responsive, dan masih banyak lagi lainnya. Setelah itu yang pasti dilakukan ialah membaca artikel-artikel tentang teknik SEO dan bagaimana agar blog mereka banyak pengunjungnya.

Hal ini patut dijadikan pertimbangan oleh blogger professional dalam memilih niche blog. Karena bahasan berbau tutorial blogging seperti yang disebutkan di atas InsyaAllah tidak akan cepat basi. Selalu dicari seiring berdatangannya blogger baru.

  1. Ulasan Harga dan Spesifikasi Gadget (Teknologi)

Sebetulnya saya curiga dengan niche blog jenis ini, pasalnya dari blog satu ke blog lainnya yang membahas ini isinya hampir sama, apa betul mereka saling copy paste?

Mudah-mudah saja tidak. Mungkin itu hanya asumsi saja. Karena pada niche mana pun kecenderungannya selalu ada kemiripan konten (isi).

Pertimbangan memilih niche jenis ini ialah kebutuhan masyarakat akan gadget. Entah itu alat komunikasi seperti smartphone, atau pun laptop dan computer untuk menunjang dan mempermudah aktivitas kerja mereka.

Pertibangan lain memutuskan niche ini sebagai pilihan ialah banyaknya toko online di Indonesia yang memungkinkan akan mengiklankan produk mereka, khususnya gadget di blog-blog berniche jenis ini.

  1. Hal Unik dan Aneh

Hal unik dan aneh yang tentunya aktual selalu dinanti pengguna internet (netizen). Fakta ini saya peroleh ketika bekerja di salah satu media online besar dimana jumlah pengunjung terhadap artikel aneh dan unik ini begitu melimpah. Satu artikel bisa dibaca hingga 80 ribu orang.

Kelebihan Custom Domain – Blog Lebih Dipercaya


Kelebihan Custom Domain – Blog Lebih Dipercaya – Saat pertama kali nge-blog, saya tidak terpikir untuk melakukan Custom Domain atau mengganti domain blogspot dengan Top Level Domain (TLD) seperti saat ini.

Tapi saat saya melakukan googling, tanpa sadar perhatian mata saya selalu terarah kepada blog berdomain .com, .net dan .id serta domain-domain lainnya selain blogspot.com atau wordpress.com.

Hal itu membuat saya berpikir bahwa ada pengkelasan dari orang-orang saat mencari sesuatu lewat Google. Pun ketika saya menanyakan hal itu kepada teman-teman saya. Mereka juga beranggapan blog yang menggunakan Top Level Domain lebih kredibel, dapat dipercaya.

Setelah saya cari tahu, konon blog dengan domain sendiri juga lebih SEO Friendly, artinya lebih disukai mesin pencari, baik itu Google, Yahoo, ataupun Bing.

Kata guru ngeblog saya, blog toko online dan blog yang diniatkan untuk jadi publisher Google Adsense lebih disarankan untuk custom domain. Hal itu akan menjadikan blognya lebih dianggap serius, profesional dan kredibel (meyakinkan).

Bayangkan saya kita mau beli barang secara online, lalu penyedia barangnya cuma menggunakan blog dengan domain .blogspot, pasti akan mikir dua kali buat DEAL.

Tapi anggapan-anggapan seperti yang saya paparkan tersebut sepertinya hanya berlaku di Indonesia. Sebab di negara lain banyak sarjana, magister bahkan profesor masih mempertahankan domain blogspot.com atau wordpress.com.

Lalu mengapa saya menulis artikel ini? Saya menyadari bahwa saya tinggal di Indonesia, budaya yang berlaku pun tentunya seperti yang saya paparkan di awal.

Kelebihan Custom Domain

Dikutip dari MBT yang diterjemahkan oleh CB, berikut beberapa kelebihan serta alasan mengapa Anda harus mengganti domain blogspot.com dengan domain sendiri:

  1. Reputasi Blog akan lebih baik di dunia blogging;
  2. Banyak layanan periklanan (Adsense) tidak menerima subdomain;
  3. Fans & Subscribers Meningkat dengan custom domains;
  4. Pengunjung akan lebih suka Share dan Bookmark;
  5. PageRank akan naik;
  6. Anda hanya beli/sewa domain saja, tidak dengan hostingnya karena hosting tetap di blogger (Google), aman dan nyaman.
  7. Rankings akan naik tajam.
  8. PageRank will stabilize On next PR update
  9. Bisnis Anda akan berkembang pesat. Karena nama domain sendiri lebih terpercaya

Anda tertarik untuk ganti domain? Silakan beli Domainesia. Murah! Hanya 100 ribuan.

Mitos Konten Blog yang Disukai Pembaca dan Mesin Pencari

Konten Blog yang Disukai Pembaca dan Mesin Pencari – Akhir-akhir ini banyak temen saya yang nanya, “Kenapa jadi sering menulis artikel tentang tutorial blog, SEO dan Google Adsense?”

Lalu saya jawab, “Lagi ikutan SEO Challenge. Hehe..”

Padahal mah bukan. Ini sekadar isi waktu luang saja dengan aktivitas yang sempat jadi hobi saya.

Saya terkenang 1 tahun lalu saat pertama belajar membuat blog, lalu gonta-ganti template, belajar html, ngulik CSS, hingga beli dan costum domain dari blogspot ke .com.

Dalam satu tahun ke belakang saya mendapat berbagai pembelajaran, khususnya di dunia per-blog-an. Dari merasa buang-buang waktu karena cari tahu ini itu tentang tutorial blog, hingga merasa merasa beruntung pernah mengalami masa-masa jadi blogger ‘lupa waktu’.

Baca juga: Media Abal-abal yang Bikin Sebal

Orang-orang sering bilang tentang part-time blogger dan full time blogger. Kalau saya mah blogger lupa waktu. Karena waktu itu pernah dalam satu bulan penuh selalu bangun jam 1 malam buat belajar blog. Hingga akhirnya sakitlah yang menghentikan pola hidup kurang baik itu. Sewaktu diperiksa, dokter bilang banyak saraf-saraf di kepala saya banyak yang tegang.

Itulah masa jahiliyah saya sebagai pembelajar dunia blog. Tahun ini (2016) saya dipertemukan dengan pekerjaan yang gak jauh-jauh amat dari hobi ngeblog saya, yaitu content writer. Tapi karena nulisnya nulis berita, jadi nama profesinya juga lebih dikhususkan lagi—redaktur.

Saat ini saya sedang cuti, karena harus beresin dulu proposal skripsi. Niatnya sih sebulan, tapi kayaknya 10 hari juga cukup.

Sebelum masuk kantor lagi, saya ingin bernostalgia dulu dengan dunia tutorial blog. Saya ingin berbagi tentang cara menulis artikel yang berkualitas {disukai pembaca (user friendly), disukai mesin pencari Google (SEO Friendly)}

Menulis Konten Blog yang Disukai Pembaca

Dari hasil pembelajaran 1 tahun tentang dunia blog, yang paling saya benci adalah tulisan blog yang ‘hanya’ disuguhkan untuk mesin pencari.

Setelah ditelusuri, ternyata banyak blogger yang terjebak dengan tutorial blog tentang riset kata kunci. Akhirnya mereka menumpuk banyak kata kunci yang sedang dibidiknya itu dalam postingan blog-nya.

Sebetulnya ini masalah prinsip sih. Saya sendiri beranggapan tulisan atau artikel yang disukai pembaca itu ya yang mengalir dan mudah dipahami. Dan yang pasti isi tulisan sesuai dengan judul. Gak nipu dengan judul yang bombastis tapi isi kosong.

Selanjutnya yang disukai pembaca adalah konten blog yang lengkap dan memberikan solusi bagi permasalahan yang sedang dicarinya dari blog tersebut. Ingatlah salah satu prinsip dalam berdagang, yaitu berikan yang terbaik untuk konsumen. Pembaca adalah konsumen blog, kita adalah penjualnya.

Jadi, tulislah artikel yang mengalir, lengkap dan tidak menipu dengan judul yang bombastis.

Konten Blog yang Disukai Mesin Pencari Google

Dalam hal ini banyak blogger sering berspekulasi. Ada yang so so’an bahas algoritma google, google panda, google penguin sampai google kuda.

Bisa dibilang setiap blogger punya cara pandang tersendiri mengenai ini. Hal itu bergantung pada pengalaman masing-masing.

Yang pasti algoritma google itu kita tidak pernah tahu pastinya seperti apa. Bisa jadi mereka mengubah sistemnya seminggu sekali atau bahkan sehari sekali.

Oh ya, kenapa banyak orang mencari tahu tentang konten atau tulisan blog yang disukai mesin pencari Google? Jawabannya 2.

  1. Google adalah mesin pencari yang banyak digunakan
  2. Para blogger berlomba-lomba untuk bagaimana tulisan mereka muncul di halaman pertama google.

Yang saha pahami, dan telah terbukti pada puluhan artikel saya, mesin pencari Google itu menilai konten blog dari beberapa aspek, yaitu:

  1. Artikel lebih dari 300 kata
  2. Rapi dalam hierarki perjudulan (mengandung sub judul h2, h3 dst) sehingga mudah dipindai
  3. Setiap paragraf isinya pendek-pendek, tapi padat informasi

Untuk urusan konten blog yang disukai mesin pencari Google, sejauh ini saya hanya menerapkan tiga cara di atas. Itu pun gak terlalu penting buat saya, karena saya yang sekarang bukan blogger yang jahiliyah seperti dulu.

Untuk sekarang saya menikmati jadi redaktur saja. Karena itu lebih menguntungkan, setidaknya kemampuan menulis saya diasah dan dompet saya ada isinya. hehe

Sampai jumpa.

Submit Artikel ke Google Webmaster Tool

Ketika kita akan membeli sesuatu dan tidak tahu tempat dimana sesuatu itu dapat kita peroleh, maka apa yang akan kita lakukan? Tentu saja bertanya.

Kepada siapa kita bertanya? Tentu saja pada pihak yang menurut kita tepat untuk ditanyai tentang sesuatu yang akan kita beli itu.

Itulah salah satu penggambaran bagaimana pola perniagaan berlangsung. Selain penjual dan pembeli, ada pula pihak yang menjadi penengah. Kalau dalam urusan jual beli tanah sih disebutnya calo.

Begitu pula dengan pola perjualbelian informasi yang terjadi di ruang maya atau internet. Setiap kita mengetikkan sebuah kata kunci/keyword di kolom pencarian google, maka kita tengah menjadi seorang pembeli. Kita tanya pada Google, “Google, saya ingin tahu jenis-jenis media online, dimana blog terbaik yang bisa saya kunjungi untuk dijadikan referensi?”

Google yang menjadi calo kemudian akan memberikan rekomendasi blog yang baik sesuai data yang dimilikinya.

Cara Submit Artikel ke Google Webmaster Tool

Setiap blogger, selain hobi menulis, tentu hal yang paling diinginkannya adalah tulisannya itu dibaca. Dalam hal ini, ada kegiatan yang biasa dilakukan para blogger yang biasa kita kenal dengan optimasi SEO, yakni segala upaya yang dilakukan agar blognya muncul di halaman pertama Google.

Dan salah satu langkah optimasi SEO itu ialah mensubmit artikel terbaru ke mesin pencari. Yaitu memberitahukan Google bahwa pada blog kita telah ada artikel baru, misalnya tentang Template Blog SEO Friendly Terbaru & Terbaik atau tentang Pengertian dan Dasar Jurnalistik Online. Sehingga dengan memberi tahu seperti itu kita meminta Google merekomendasikan artikel di blog kita kepada para pembeli yang bertanya kepadanya.

Berikut adalah cara submit artikel blog terbaru kita ke webmaster milik Google.

  • Kunjungi Submit URL Google
    Setelah mengunjungi link tersebut maka Anda akan dipertemukan dengan tampilan seperti berikut
submit-artikel-ke-google
Cara submit artikel ke google webmaster

  • Masukkan link artikel terbaru Anda pada kolom yang saya contohkan di atas.
  • Centang pada bagian ‘I’m not a Robot’
submit-artikel-ke-google-2
Cara submit artikel ke google webmaster

  • Klik Submit artikel.
  • Selesai.

Adsense Motivation

adsense motivation
adsense motivation

Sejak hampir satu tahun berkecimpung di dunia per-blog-an dan per-website-an, saya mengamati adanya ‘keanehan’ dalam cara berpikir para blogger. Bukan maksud ingin menggurui atau mengkritik apa yang mereka (termasuk saya) lakukan, tetapi ingin menawarkan pencerahan hasil renungan yang selama ini saya lakukan.

Mudah-mudahan memberikan cara pandang baru bagi kita untuk ke depannya. Aamiin.

Adsense Motivation

Bicara Adsense tentu bicara uang. Adsense motivation sama dengan money motivation.

Saat saya memulai kehidupan untuk menyelami dunia blog, jujur saya pun memiliki motivasi mendapatkan uang dari Adsense. Tapi setelah dpikir dan direnungkan, tidak adakah sumber uang lain selain Adsense? Nyatanya banyak.

Mengapa motivasi mendapatkan uang dari Adsense saya sebut kekeliruan yang sering dilakukan para blogger?

Karena banyak blogger yang ‘gelap hati’, sehingga melakukan cara-cara curang dalam aktivitas blogging-nya. Misalnya, copas sana-sini. (Yang suka copas jangan kesinggung ya? 🙂 )

Beberapa blogger masih beranggapan copas itu hal yang wajar, asalkan cantumkan sumber. Yang gak wajar itu blogger yang copas-nya membabi-buta. Bagaimana itu? Ya itu, blog baru dibikin hari Senin, hari Rabu udah full ratusan artikel. Kalau kata ‘Uwa Tere’ mah, “Boa Edan, Wa?” (Gila, ko bisa gitu, Gan?)

Baca juga: Jenis-jenis Media Online

Terus gimana lagi? Ya kalau sudah banyak artikelnya, langsung ngelamarlah ke Adsense. Kalau begitu prosesnya, apa bedanya dengan pesugihan?

Kesimpulan dari poin pertama, bagaimana Adsense Motivation menjadi sesuatu yang keliru?

  1. Kalau ditempuh dengan cara negatif, yaitu copas, baik itu copas mukhoffafah, mutawasitoh atau pun mugholadhoh (membabi-buta);
  2. Setelah melakukan copas, dan ternyata itu lebih instan dapetin uang Adsense, sudah pasti mikirnya lebih instan lagi, yakni bagaimana caranya mendulang uang lebih banyak. Kalau dari awal saja sudah menghasilkan ratusan artikel dalam dua hari, sudah pasti motivasi lanjutannya menghasilkan ribuan artikel dalam waktu singkat, dengan cara copas.
  3. Kalau sudah kenal uang, lalu menggunakan cara-cara yang tidak fair untuk mendapatkannya, lalu kapan kemampuan menulis kita akan meningkat? Bukankah salah satu keterampilan seorang blogger adalah menulis?

Mari berdiskusi!

Jadilah Diri Sendiri dengan Nge-Blog

Pernah gak nemuin blog yang isinya sama persis dengan blog lain yang pernah kita kunjungi sebelumnya? Apa yang kamu rasain? Risih gak?

Buat sebagian orang sih pasti bodo amat, karena yang mereka butuh saat blowsing di internet tak lain dan tak bukan adalah informasi atau pengetahuan yang mereka butuh.

Mereka gak akan peduli masalah siapa yang maparin, dari mana sumbernya, kredible apa enggak dan ‘copas’ (copy + paste) atau bukan.

Tapi kita pernah mikir gak kalau seandainya kita selaku penulis atau blogger yang konten blog atau tulisannya ada yang copas? SEPENUHNYA. FULL. Murni tulisan kita tanpa mereka olah lagi.

Yang jadi masalah sebetulnya bukan masalah ikhlas gak ikhlasnya. Cuma yang disayangkan ya itu tadi, bakal banyak blog yang isinya sama.

Kan gak asik banget, masa buah pikiran dari kepala orang dipajang di blog sendiri tanpa nyebutin siapa yang nyusun tulisan itu.

Dan yang bikin gak asik lagi, ketika ada yang komentar menanyakan perihal tulisan itu, apakah si tukang copas itu bisa jawab? Kan belum tentu.

Tapi kalau tulisan di blog itu ditulis sama pemilik blog itu sendiri, udah pasti dia nguasai betul tentang apa yang ditulisnya.

Kalau ada yang tanya-tanya lewat kolom komentar, pasti dia bisa jawab juga, alhasil aktivitas blogging jadi lebih seru, komunikatif dan menambah pertemanan.

Nge-Blog untuk Aktualisasi Diri

Yang ingin aku bahas di sini yaitu tentang bagaimana menjadi diri sendiri dengan aktivitas nge-blog.

Percaya gak percaya, ketika kita nge-blog dengan tujuan aktualisasi diri, di situ ada kepuasan tersendiri.

Apa yang terjadi, apa yang kita alami, kita share, kita tulis, tentunya dengan gaya kita sendiri, dengan cara kita sendiri, masalah enak dibaca atau enggak, menarik atau enggak, yakin deh seminggu dua minggu juga itu udah bukan masalah lagi.

Terus bakal ada yang baca?

Ya itu dia tantangannya. Dengan begitu kita dituntut buat memelihara kedekatan kita dengan teman-teman, ngejaga persahabatan, kalau gak gitu, siapa yang mau baca blog kita?

So, hikmah lainnya, secara perlahan kita bakal memperluas pertemanan, menjalin silaturrahmi dengan orang baru. Dan yang lebih wawnya lagi, Allah udah ngejamin kalau kita selalu menjalin silaturrahmi, maka usia kita dipanjangkan, dan rizki kita juga insyaAllah bakal luas.

Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturrahmi.” (Muttafaqun ‘alaihi).

So, kesimpulan dari tulisan ini, aku ingin ajak kamu buat sama-sama tumbuh, membiasakan menulis berdasarkan pengalaman dan kejadian yang dialami, atau apa pun yang berkaitan dengan kehidupan pribadi, sekaligus ngajak juga buat gak mudah tergiur dengan blog milik orang lain yang topiknya beda sama kita. –Jangan ikut-ikutan!-

Karena sebagus apa pun topiknya, sebagus apa pun tulisannya, masih lebih baik membahas apa yang kita kuasai. [www.ekibaehaki.com]